Kebakaran Rumah di Desa Pandan Arang Ilir, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026

Indonesialivetv.com LAHAT – Kebakaran melanda sebuah rumah milik Agus (35), warga Desa Pandan Arang Ilir, Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat, pada Selasa (13/10/2026). Peristiwa tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp100 juta.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lahat, Muhammad Jonliadi, SE.mengatakan pihaknya mendapat laporan kebakaran sekitar pukul 14.08 WIB dari seorang pelapor bernama Adel (18) dan diterima oleh petugas bernama Hilipa.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 14.25 WIB setelah menempuh jarak sekitar 16 kilometer untuk melakukan upaya pemadaman.

Dalam penanganan kejadian tersebut, sejumlah personel dan armada gabungan dikerahkan, meliputi satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai dari Damkar Kota Agung Area, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Lahat, serta satu unit mobil suplai dari BPBD.

“Sebanyak 46 personel gabungan turut terlibat dalam penanganan kebakaran, terdiri dari 14 personel Damkar Kota Agung Area, 22 personel Damkar Lahat, dan 10 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” ujarnya.

Selain rumah milik Agus, dua rumah warga lainnya yang tercatat terdampak dalam laporan tersebut adalah milik Dismawati (45), yang bekerja sebagai petani, dan Nurta (35), yang juga berprofesi sebagai petani. Keduanya merupakan warga Desa Pandan Arang Ilir, Kecamatan Tanjung Tebat.

Proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 15.59 WIB. Selanjutnya, seluruh personel kembali ke posko pada pukul 16.20 WIB.

“Hingga laporan penanganan diterbitkan, situasi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali,” katanya.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lahat, Muhammad Jonliadi, SE mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang dapat dipicu oleh gangguan instalasi listrik. Pemeriksaan instalasi secara berkala dan penggunaan peralatan listrik sesuai standar menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kebakaran. (Ir)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait