Peringati Hakordia 2023, Ini Penjelasan Kajari Pagaralam

Kamis, 14 Desember 2023

Laporan : Ilham

Indonesialivetv.com PAGARALAM – Dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum terhadap tindak pidana korupsi, Kejari Pagaralam menggelar sosialisasi Hari Anti Korupsi Sedunia.

Peringatan Harkadia 2023 digelar bertempat di aula pertemuan Kejari Pagar Alam, Jumat (08/12/2023).

Kajari Pagaralam Fajar Mufti SH MH mengatakan, Jika peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Ini sebagai bentuk refleksi diri dalam rangka menghindari “Dan memberantas tindak pidana korupsi. Sesuai dengan temanya, Maju untuk membangun negeri tanpa korupsi,” Kata dia.

Dia juga menceritakan, lahirnya Harkadia, berawal 20 0ktober 2000 lalu. Ketika Koffi Anan, Ketua PBB yang pihatin terhadap kejadian korupsi yang terjadi disejumlah negara didunia.
“Adanya semangat memberantas dan menghindari sebagaimana filosofi tema peringatan Hakordia 2023,” Ujarnya.

Dikatakan Fajar, Secara nasional, total kerugian negara mencapai 40 triliun dampak penyalahgunaan korupsi. Ada 3 kejahatam ekstradionari diantaranya narkoba, terorisme dan korupsi.
“Kami, polres dan PN tidak bisa bekerja sendiri memberantas korupsi. Namun juga perlu sinergitas dengan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan,” ujar Fajar Mufti.

Ditambah Fajar, Kami lebih memilih untuk pencegahan dan edukasi kepada aparatur. Sedangkan penindakan sebagai akhir.
Pendampingan hukum sebanyak 80 pendampibgan, 3 bantuan hukum yang dilakukan kejari.
“Ini dilakukan untuk mengeliminir tindak pidana korupsi di lingkup Pagaralam, 4 Milir dari upaya pencegaham dan penmapingam yang telah disetor ke Kas negara,” ucapnya.

Sementara itu Pj Walikota Pagaralam Lusapta Yudha meada 3 strategi untuk melakukan upaya pencegahan tindak pidana korupsi.
“Yakni, dengan menanamkan nilai nilai dalam hal perbaikan sistem. Peningkatkan kualitas SDM, dengan sumber daya manusia yang berkulitas dan sadar hukum menjadi salahsatu upaya pencegahan, juga penindakan, memberikan efek jera kepada yang melakukan pelanggaran. Efek jera ini, sangat tidak kita inginkan, namun alangkah baiknya dilakukan pencegahan,” ucap Lusapta.

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait