Bupati Lahat Pastikan Pembangunan Taman Megalit Gumay Ulu Rampung Akhir November

Rabu, 30 September 2026

Indonesialivetv.com LAHAT — Bupati Lahat Bursah Zarnubi melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan Taman Megalit di Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, Rabu (30/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung progres pembangunan sekaligus memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan standar yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Dalam kegiatan itu, Bupati Lahat didampingi Inspektur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Camat Pulau Pinang, serta Camat Gumay Ulu.

Bursah meninjau sejumlah bagian pembangunan, mulai dari akses jalan, konstruksi kawasan megalit, pagar, fasilitas sanitasi, instalasi air hingga fasilitas pendukung lainnya.

Bupati menegaskan seluruh pekerjaan harus dapat diselesaikan paling lambat akhir November 2026.

“Ini proyek mesti selesai akhir November. Perbaikan jalan, konstruksi megalit di dalam dan di luar, pagar, kamar mandi, WC, instalasi air, mesti selesai semua,” tegas Bursah.

Selain fasilitas utama, pemerintah daerah juga meminta fasilitas pendukung seperti instalasi air, kafe untuk rekreasi dan kuliner, serta sarana lainnya dapat disiapkan secara lengkap.

“Jadi mesti selesai akhir November. Ada waktu dua bulan. Kalau bekerja benar-benar, tiga minggu selesai. Ini bukan pekerjaan menggunakan teknologi tinggi. Gambar sudah ada, panggil tukang, kerjakan sesuai gambar, selesai,” ujarnya.

Menurut Bursah, pembangunan Taman Megalit merupakan salah satu proyek strategis pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan sarana dan prasarana untuk menunjang akses masyarakat menuju kawasan rekreasi megalitik.

Ia mengatakan kawasan tersebut memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting sehingga perlu dijaga sekaligus dikembangkan agar dapat menjadi tujuan kunjungan masyarakat.

“Ini situs kuno yang mesti kita jaga, supaya didatangi masyarakat, minimal dari Sumatera Selatan. Ini bisa menjadi pusat edukasi, pusat rekreasi, sekaligus pusat kuliner,” katanya.

Bursah juga memberikan perhatian terhadap akses jalan menuju kawasan tersebut. Ia meminta jalan ditata dengan baik agar dapat dilalui kendaraan, termasuk bus yang membawa rombongan wisatawan.

“Terutama jalan, sekitar lima atau enam meter, bus bisa masuk,” ujarnya.

Selain mengejar target waktu penyelesaian, Bursah menekankan agar kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama. Seluruh pembangunan harus dikerjakan dengan baik dan mengikuti standar yang telah ditetapkan pemerintah maupun dinas teknis terkait.

“Saya minta pekerjaan mesti bagus, karena ini menyangkut fasilitas publik. Orang akan banyak masuk. Jadi mesti semua lebih bagus, sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah atau dinas teknis,” tegasnya.

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pekerjaan tersebut dapat melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh sehingga seluruh fasilitas yang direncanakan dapat selesai tepat waktu.

Pembangunan Taman Megalit ini diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas rekreasi, tetapi juga ruang edukasi dan pelestarian sejarah serta budaya megalitik yang menjadi bagian penting dari identitas Kabupaten Lahat.

Pemerintah Kabupaten Lahat berkomitmen melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Dengan pengembangan kawasan megalitik yang dilakukan secara berkelanjutan, potensi sejarah dan budaya Kabupaten Lahat diharapkan semakin dikenal dan mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah. (Ir)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait