Tutup Pusdiklat Paskibraka Lahat 2026, Wabup Widia Ningsih Dorong Generasi Muda Berprestasi

Selasa, 18 Agustus 2026

Indonesialivetv.com LAHAT — Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih S.H,,M.H, menghadiri acara ramah tamah sekaligus penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Kabupaten Lahat Tahun 2026 di Hotel Bukit Serelo, Kabupaten Lahat, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi rangkaian akhir pembinaan calon anggota Paskibraka Kabupaten Lahat setelah menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan melaksanakan tugas pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Kesehatan, tim pelatih dan tim kesehatan, pamong Paskibraka, Kabid serta JF Analis Kebijakan Kesbangpol, Paskibraka tahun 2025, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Widia Ningsih memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah mengikuti proses pendidikan dan pelatihan selama kurang lebih 17 hari.

Ia mengatakan, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar kemampuan baris-berbaris maupun menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih. Lebih dari itu, proses pembinaan menjadi sarana membentuk disiplin, karakter, tanggung jawab, kekompakan, kepemimpinan, serta rasa nasionalisme.

“Rasa tegang yang telah kalian rasakan selama 17 hari akan berubah menjadi rasa bangga yang akan kalian kenang seumur hidup. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari tangan dingin para pelatih dari unsur TNI, Polri, dan pamong yang telah membentuk karakter kalian,” ujar Widia.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan izin, doa, serta dukungan kepada putra-putrinya selama mengikuti pemusatan latihan.

Menurutnya, perjuangan para Paskibraka tidak boleh berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai. Ia meminta para anggota Paskibraka tetap berprestasi, menjadi teladan, serta terus menjaga karakter dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan berhenti berprestasi setelah tugas ini selesai. Jangan berhenti menjadi contoh yang baik. Jadilah generasi yang tangguh dalam tingkat, kuat dalam karakter, dan rendah hati dalam setiap langkah,” pesannya.

Pemkab Lahat Siapkan Intervensi Pendidikan

Pada kesempatan itu, Widia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Lahat untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi putra-putri daerah, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki prestasi.

Ia mengungkapkan, pemerintah daerah telah menjalankan program beasiswa bagi anak Lahat melalui anggaran APBD. Program tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak dari berbagai latar belakang ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Jangan takut mengatakan, ‘Ibu saya hanya ibu rumah tangga, bapak saya hanya guru, saya tidak bisa kuliah negeri.’ Ada beasiswa dari APBD, asli dari Kabupaten Lahat, bukan dari LPDP maupun perusahaan perkebunan atau pertambangan,” kata Widia.

Ia menyebutkan, pada awal pelaksanaan program tersebut terdapat sekitar 79 pendaftar, termasuk anak-anak dari keluarga pekerja informal. Pada tahun berikutnya, jumlah penerima ditargetkan meningkat hingga sekitar 200 orang.

“Insyaallah beberapa minggu lagi akan ada pertemuan dengan anak-anak yang telah lulus seleksi. Untuk 2027, 2028, dan 2029 akan kita rekrut sebanyak-banyaknya putra-putri daerah Kabupaten Lahat yang tidak mampu tetapi berprestasi,” ujarnya.

Widia menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya melihat kondisi masyarakat dan mengarahkan anggaran sesuai kebutuhan. Selain program beasiswa, Pemkab Lahat juga akan berfokus pada peningkatan infrastruktur pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

“Pendidikan adalah senjata untuk mengubah dunia. Kalau tidak ada pendidikan, bagaimana kita bisa mewujudkan Indonesia Emas dengan SDM yang unggul? Semuanya dimulai dari pendidikan, baik infrastruktur maupun sumber daya manusianya yang harus kita benahi,” katanya.

Paskibraka Didorong Jadi Generasi Penerus

Widia juga mengingatkan para Paskibraka agar tidak hanya menjadi generasi yang pandai memberikan kritik, tetapi juga harus mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu membawa perubahan.

Menurutnya, apabila generasi muda menilai masih ada hal yang kurang baik dalam pemerintahan maupun pembangunan, maka mereka harus mempersiapkan diri untuk kelak mengambil peran dan memperbaikinya.

“Kalian harus menjadi generasi muda yang baik ke depan, supaya bisa menggantikan peran pemerintah yang dirasa kurang baik. Karena itu, terus belajar, terus berprestasi, dan persiapkan diri kalian,” tuturnya.

Ia berharap para Paskibraka Kabupaten Lahat dapat menjadi generasi yang memiliki karakter kuat dan mampu menghindari berbagai kegiatan negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba serta aktivitas negatif di ruang digital.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Lahat, Syauqi Bursah, menilai proses Pusdiklat memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter para peserta.

Ia melihat para calon Paskibraka kini jauh lebih percaya diri dan menunjukkan perubahan dalam kedisiplinan. Salah satunya terlihat dari kebiasaan bangun pagi yang sebelumnya menjadi tantangan, namun selama pemusatan latihan dapat dijalani dengan antusias.

“Setelah mengikuti pembinaan, mereka menjadi pribadi yang jauh lebih disiplin. Contohnya, tidak sulit lagi dibangunkan pagi, bahkan mereka sudah terbiasa bangun sekitar pukul 04.00 WIB,” kata Syauqi.

Menurutnya, para peserta juga tetap konsisten dengan cita-cita masing-masing. Sebagian di antaranya bercita-cita menjadi anggota TNI maupun Polri.

Syauqi menilai pengalaman selama Pusdiklat merupakan pondasi yang sangat baik bagi generasi muda Lahat, terutama dalam membangun disiplin, kebugaran, kemandirian, dan karakter.

Ia berharap para Paskibraka mampu menjaga nilai-nilai yang telah diperoleh selama pelatihan serta menjauhi narkoba, perjudian online, dan berbagai aktivitas negatif lainnya.

“Pondasi mereka sudah dibangun, mulai dari disiplin, olahraga, kemandirian hingga karakter. Ini menjadi modal yang sangat baik agar anak-anak terbaik Lahat ke depan mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Penutupan Pusdiklat Paskibraka Kabupaten Lahat Tahun 2026 pun menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para Paskibraka. Setelah melalui proses latihan yang penuh disiplin, keringat, teguran, dan tantangan, mereka diharapkan mampu membawa pengalaman tersebut menjadi bekal untuk terus berprestasi dan menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. (Irhamudin)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait