Muscab Hiswana Migas Lahat Soroti Kuota BBM-LPG yang Over, Wabup Minta Evaluasi

Selasa, 15 September 2026

Indonesialivetv.com LAHAT — Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X DPC Hiswana Migas Lahat digelar di Ballroom Hotel Santika Lahat, Selasa (15/9/2026). Forum tersebut menyoroti persoalan distribusi dan kuota energi yang mulai menekan pelayanan BBM dan LPG di Kabupaten Lahat.

Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih mengatakan, antrean BBM di sejumlah titik sudah semakin panjang dan menjadi persoalan serius bagi masyarakat.

“BBM sekarang bukan lagi kebutuhan sekunder, tetapi sudah menjadi kebutuhan primer. Semua pergerakan ekonomi membutuhkan BBM,” tegasnya.

Ia meminta seluruh pihak tidak saling menyalahkan, melainkan memperkuat koordinasi, monitoring dan evaluasi agar persoalan distribusi energi dapat segera diatasi.

Sementara itu, Executive Jeneral Manager diwakili Dambha Herviyanto, mengungkapkan kondisi kuota energi di Lahat telah mengalami kelebihan penyaluran. Pertalite tercatat mencapai sekitar 101 persen, Bio Solar 102 persen, sedangkan LPG sekitar 105 persen.

Menurut Dambha, penambahan pasokan yang dilakukan saat ini merupakan kebijakan untuk menjaga kondusivitas daerah. Namun, penambahan tersebut berpotensi menggerus alokasi kuota triwulan berikutnya apabila tidak disertai tambahan kuota dari BPH Migas.

“Kami membutuhkan dukungan pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan BPH Migas terkait kebutuhan tambahan kuota, khususnya menghadapi triwulan IV,” ujarnya.

Ketua DPC Hiswana Migas Lahat Syaiful Zahri menyebut organisasinya saat ini memiliki 67 anggota, terdiri dari agen LPG, SPBU, serta transportir. Ia berharap persoalan kuota dan pelayanan energi menjadi perhatian bersama.

Sementara Ketua DPD II Sumatera Bagian Selatan Didik Cahyono menegaskan, kondisi sulit bukan alasan untuk mundur. Ia juga mengungkapkan perjuangan organisasi untuk mendorong kenaikan margin SPBU subsidi terus dikawal, termasuk melalui kajian akademis bersama UI dan UGM.

Muscab ke-X DPC Hiswana Migas Lahat mengusung tema “Dengan Semangat Energizing untuk Negeri dan Masyarakat Indonesia dengan Sepenuh Hati.” Selain mengevaluasi organisasi, forum ini juga menjadi momentum memilih kepengurusan baru dan memperkuat sinergi Hiswana Migas dengan Pertamina serta pemerintah daerah. (Ir)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait