Indonesialivetv.com LAHAT — Wakil Bupati (Wabup) Lahat, Widia Ningsih, secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Serelo Lahat (Unsela) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 104 mahasiswa baru, terdiri dari 73 perempuan dan 31 laki-laki. Jum’at 04/09/2026.
Dalam kesempatan itu, Wabup Widia Ningsih memberikan motivasi sekaligus mengingatkan mahasiswa baru agar memanfaatkan masa perkuliahan untuk membangun karakter, disiplin, integritas, serta mempersiapkan diri menghadapi perubahan zaman.
Widia mengatakan, PKKMB merupakan program wajib yang harus diikuti mahasiswa baru. Kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni penyambutan, tetapi menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kampus dan beradaptasi dengan kehidupan akademik.
“Adik-adik sudah memakai atribut dan mengikuti rangkaian kegiatan. Itu salah satu bentuk disiplin. PKKMB ini program wajib, jadi harus diikuti dengan baik,” ujar Widia dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan panitia agar pelaksanaan PKKMB tidak diwarnai kegiatan yang bersifat keras atau berlebihan. Menurutnya, pola orientasi mahasiswa saat ini harus mengedepankan pendidikan karakter, kedisiplinan, dan integritas.
“Jangan terlalu banyak kegiatan, apalagi kegiatan-kegiatan yang sangat kasar maupun keras. Di zaman sekarang ini kita sudah tersorot di mana pun,” tegasnya.
Di hadapan mahasiswa baru, Widia menekankan bahwa generasi muda saat ini menghadapi perkembangan teknologi yang jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi telah membawa masyarakat dari era Industri 4.0 menuju Industri 5.0, di mana kecerdasan buatan, robotika, dan teknologi digital semakin berperan dalam kehidupan manusia.
“Adik-adik ini manusia-manusia yang terbentuk di perkembangan zaman yang berbeda dari kami. Sepuluh sampai dua puluh tahun lalu kita mengalami transformasi. Sekarang dari Industri 4.0 menuju Industri 5.0,” katanya.
Karena itu, mahasiswa diminta tidak hanya menjadi penerus generasi, tetapi mampu menjadi generasi yang membawa perubahan lebih baik.
Widia mencontohkan sejumlah tokoh bangsa seperti Soekarno-Hatta, Ki Hajar Dewantara, hingga BJ Habibie sebagai figur yang memiliki kontribusi besar bagi Indonesia.
“Jangan merasa minder. Jadilah generasi yang mampu mengubah keadaan menjadi lebih baik,” pesannya.
Widia juga meminta mahasiswa baru tidak menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai alasan untuk berhenti mengejar pendidikan tinggi.
Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Lahat memiliki sejumlah program beasiswa bagi masyarakat Lahat, khususnya mahasiswa yang memenuhi persyaratan, baik karena faktor ekonomi maupun prestasi.
Selain pemerintah daerah, pihak Yayasan Pendidikan Serelo Lahat juga disebut memiliki program bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan.
“Jangan merasa minder karena keterbatasan ekonomi. Pemerintah daerah juga memiliki program beasiswa, begitu juga dari yayasan,” ujarnya.
Widia berharap Universitas Serelo Lahat dapat terus berkembang dan menjadi salah satu kampus tujuan utama masyarakat, khususnya anak-anak Kabupaten Lahat. Terlebih, Unsela tidak hanya menyediakan pendidikan strata satu, tetapi juga program pascasarjana.
Salah satu pesan yang cukup tegas disampaikan Widia adalah terkait bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Ia meminta agar ke depan dapat dipertimbangkan pelaksanaan tes narkoba bagi mahasiswa sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Menurut Widia, langkah tersebut penting untuk membangun mahasiswa yang memiliki integritas dan pendirian kuat, sehingga tidak mudah terbawa arus pergaulan negatif.
“Adik-adik ini nantinya yang akan memimpin bangsa. Maka harus memiliki integritas, punya pendirian dan tidak mudah mengikuti alur yang negatif,” tegasnya.
Ia berharap mahasiswa Unsela dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap bangsa.
“Semoga adik-adik menjadi manusia yang bermanfaat,” harapnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Serelo Lahat menjelaskan bahwa PKKMB merupakan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru sekaligus program wajib yang harus diikuti.
PKKMB bertujuan membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan kampus, memahami sistem pembelajaran, mengenal organisasi kemahasiswaan serta membangun karakter dan jiwa kepemimpinan.
Ada empat tujuan utama PKKMB, yakni memperkenalkan lingkungan kampus, memperkenalkan sistem pembelajaran mulai dari jadwal kuliah, sistem perkuliahan, mata kuliah hingga sistem penilaian, mengenalkan organisasi kemahasiswaan (ormawa), serta membangun karakter dan jiwa kepemimpinan yang meliputi disiplin, kerja sama dan tanggung jawab.
Selain itu, PKKMB diharapkan mempercepat proses adaptasi mahasiswa, memperluas relasi dengan sesama mahasiswa, dosen dan staf, meningkatkan pengetahuan mahasiswa baru, serta mempersiapkan mereka menjadi mahasiswa yang sukses.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lahat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili sekretaris, Ketua Yayasan Pendidikan Serelo Lahat, Rektor Universitas Serelo Lahat, Wakil Rektor I, II, III dan IV, para ketua program studi, Kapolres Lahat atau yang mewakili, Dandim 0405 Lahat atau yang mewakili, serta perwakilan Bank Sumsel Babel Cabang Lahat. (Ir)