Indonesialivetv.com LAHAT, – Pemerintah Kabupaten Lahat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lahat resmi memulai pembangunan rumah layak huni melalui Program Bedah Rumah BAZNAS Tahun 2026. Kegiatan ditandai dengan peletakan batu pertama yang dipimpin Bupati Lahat bersama Wakil Bupati dan unsur DPRD di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Lahat, Selasa (14/7/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lahat, Wakil Bupati Lahat, Asisten I Setda Kabupaten Lahat, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKPP), Kepala Dinas Kominfo, Camat Lahat, seluruh lurah se-Kecamatan Lahat, Ketua BAZNAS Kabupaten Lahat beserta jajaran, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Lahat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lahat, Erwin Arsah S.P.di,,M.M dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahun 2026 BAZNAS akan membangun empat unit rumah layak huni yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Lahat.
Menurutnya, peletakan batu pertama sebelumnya telah dilaksanakan di Desa Lubuk Atung, Kecamatan Pseksu. Sementara pembangunan di Kecamatan Lahat dimulai pada hari ini, dan satu lokasi lainnya masih menunggu kepastian.
“Alhamdulillah, tahun ini ada empat rumah yang akan kami bangun di tiga kecamatan. Program ini merupakan bantuan murni yang berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzakki yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Lahat, kemudian kami kembalikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya,” ujar Erwin.
Ia menjelaskan, proses penetapan penerima bantuan dilakukan melalui survei dan verifikasi yang ketat oleh tim BAZNAS agar bantuan tepat sasaran.
“Rumah yang dibangun hari ini telah beberapa kali kami cek bersama tim. Awalnya ada dua rumah yang diusulkan di lokasi ini, namun setelah dilakukan verifikasi, rumah inilah yang dinilai paling layak menerima bantuan,” katanya.
Erwin mengungkapkan, anggaran pembangunan setiap rumah sebesar Rp35 juta dengan ukuran bangunan 5 x 6 meter.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada dana tersebut, melainkan juga semangat gotong royong masyarakat.
“Kalau dihitung secara nominal, Rp35 juta tentu tidak cukup untuk membangun rumah. Tetapi karena didukung semangat gotong royong dari pemerintah kelurahan, kecamatan, masyarakat, serta berbagai pihak, Insya Allah pembangunan dapat diselesaikan dengan baik,” jelasnya.
Ia juga menerangkan bahwa dana pembangunan tidak diserahkan langsung kepada penerima bantuan, melainkan dikelola oleh lurah setempat agar pelaksanaan pembangunan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
“Dana sebesar Rp35 juta kami serahkan kepada Pak Lurah yang nantinya bertanggung jawab mengelola pembangunan rumah tersebut hingga selesai,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi bersama Wakilnya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Lahat atas komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program bedah rumah.
Menurut Bupati, program tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang berasal dari dana zakat masyarakat dan harus terus didukung seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat.
Ia berharap program bedah rumah BAZNAS dapat terus berlanjut setiap tahun sehingga semakin banyak warga kurang mampu yang memperoleh hunian layak, sehat, dan aman.
Sementara itu, M. Zaeni, penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Kota Baru, mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lahat, Bapak Bupati, Wakil Bupati dan semua pihak yang telah membantu saya. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan para muzakki dan seluruh yang terlibat dalam program ini,” ucapnya penuh haru.
Dengan dimulainya pembangunan tersebut, diharapkan Program Bedah Rumah BAZNAS Kabupaten Lahat Tahun 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah mampu menghadirkan solusi bagi warga yang membutuhkan melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.( Irhamudin)