Laporan : Irhamudin
Indonesialivetv.com LAHAT- Bupati Lahat Bursah Zarnubi S,E memulai babak baru dalam sejarah mamberantas Narkoba di-seluruh Kabupaten Se-Indonesia dihari UlangTahun Ke-30 Wakil Bupati Widia Ningsih S,H,,M,H. hal itu diketahui pada acara Focus Group Discussion Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Lahat dengan Organisasi Perangkat Daerah dan Forum Mitra Pemerintah Tahun 2025, giat berlangsung di Hotel Santika Lahat, Senin 01/12/2025.
Sinergitas Kelembagaan Dalam Upaya Mencegah dan Memberantas Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Lahat dengan narasumber, Kapolres Lahat, Dandim 0405, Kajari Lahat, Ketua PN, Ketua DPRD, Wakil Bupati Lahat, Kepala BNNP Sumsel, dan Bupati Lahat.
Bupati Lahat Bursah Zarnubi S,E membuka acara itu, dalam sambutannya Ia menyampaikan banyak hal, yaitu menjadikan Kabupaten bersih dari narkoba (BERSINAR) dimulai dari Kabupaten Lahat.
Seperti disampaikannya seusai audensi bersama Tim BNN RI dan BNNP Sumsel, yang memiliki tujuan menjalankan perintah dari Pak Presiden yaitu memberantas narkoba, selaku ketua APKASI bukan hanya menjadikan Kabupaten Lahat bersih dari narkoba (BERSINAR) tetapi Diseluruh Kabupaten Se-Indonesia.
Sementara Wakil Bupati Lahat dalam acara itu menyampaikan berdasarkan fakta, bahwa Narkoba di Kabupaten Lahat sudah merajalela, pihaknya sangat sering bersosialisasi, bahkan sebelumnya bersama Kejari Lahat melaksanakan Penanggulangan narkoba dengan cara tes urine, dan didapati diduga sekitar 17 oknum Kades terindikasi Narkoba.
Dari itu Pemkab Lahat apresiasi BNN Provinsi karena telah datang dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lahat, bersama untuk membahas langkah strategi kelanjutan yang akan dilakukan.
Dalam hal itu, dihari Ulang Tahunnya yang ke-30, WIdia menyoroti betapa pentingnya untuk pemberantasan narkoba, menurutnya kalau penindakan itu sudah langkah terakhir, yang pertama menurut Wabup adalah pencegahan dulu, dengan tindakan tersebut setidaknya peresentasinya yang menurun setiap tahun, sesuai dengan angka kita bahwa Asta Cita Presiden nomor 7 masalah pemberantasan narkoba.
Jadi di era Bupati Bursah, Widia meminta kepada jajarannya untuk lebih serius lagi, kalau masih ada yang bermain tidak hanya dikenakan SP 1, bahkan langsung di PLT kan, ini membuktikan bahwa pemerintah Kabupaten Lahat serius dalam menangani dan memberantas narkoba.
Menurut Wabup, Ia pernah kunjungan ke lapas yang ada di Lahat, yang isinya 80%-nya itu masalah narkoba dan 20%-nya tinggal kriminal yang lain.
Hal itu berarti membuktikan bahwa Lahat memang butuh butuh lapas yang khusus mengenai penanggulangan narkoba, rehab dan lain sebagainya dengan secepatnya.
Wabup Lahat Widia Ningsih juga mengatakan bahwa Pak Bupati beserta Pak Brigjen Pol. Hisar Siallagan SIK sudah mengecek beberapa lokasi insyaallah Lahat akan segera membuat lapas anti narkoba
Dengan memiliki lapas, ke depan tidak lagi numpuk di lapas yang umum, karena Wabup juga menduga peredaran di lapas itu juga sangat masif sangat terstruktur dan sistematis bukan mengobati malah memperparah.
“Harapan Kabupaten Lahat punya lapas sendiri sehingga tidak dikirim lagi ke Palembang ke kota yang jauh dari Lahat, jadi seperti kata Kajari tadi bisa menambah PAD juga dengan adanya pembangunan lapas narkoba di kabupaten Lahat ini,” ujarnya.
Sosialisasi ini bukan ceremony biasa, memang sosialisasi sangat dibutuhkan terutama untuk generasi muda, dari itu Wabup meminta kepada jajarannya untuk menggalakkan langsung sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang pemberantasan narkoba.
Lebih jauh lagi Wabup menerangkan bahwa sekarang tidak umur yang tua saja menjadi korban narkotika, tetapi yang muda-muda sudah banyak terutama kaum wanita juga, seperti 10 hari terakhir Ia membaca berita ada kurir perempuan yang menyembunyikan narkoba diaplikasi anus, nah berarti membuktikan bahwa sudah parah sekali peredaran narkoba terutama di Indonesia.
Maka dari itu ke depan jelas-jelas digalakkan sosialisasi guna untuk pencegahan semaraknya narkotika dikalangan generasi muda yang ada di Lahat.
Pak Presiden mengatakan 2045 akan menjadi Indonesia emas, itu hanya mimpi belaka kalau generasi mudanya sudah banyak terlibat terutama di pemakai apalagi pengedar narkoba.
Wabup menuturkan pada saat ini semakin canggih dan perkembangan pesat melalui berbagai modus yang sering tidak kita duga, para pengedar narkoba terus bergerak dengan memakai cara-cara baru untuk mengelabui semua pihak khususnya APH, mereka dalam aksinya memanfaatkan orang-orang yang minim dicurigai seperti anak-anak perempuan bahkan ibu rumah tangga yang menjadi kurir narkoba, dengan eming- eming yang menggiurkan.
Kalau sudah banyak menjadi pengedar narkoba yang tentunya bukan hanya rumah tangga yang hancur, akan tetapi bisa mempengaruhi kerusakan moral di Kabupaten Lahat khususnya.
Selanjutnya, dalam memberantas narkoba dan perang melawan narkoba tersebut tidak bisa dilakukan setengah hati, tidak bisa hanya mengandalkan Aparat Kepolisian dan BNN, karena masalah penanggulangan narkoba merupakan peran bersama pemerintah daerah.
“Melalui forum ini saya mengajak dan menghimbau, mari kita hentikan dan kita lawan dengan satu semboyan tegas, mari Kita lawan peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Lahat dengan beberapa arah kebijakan dan langkah strategis, yang pertama penguatan sistem pencegahan berbasis wilayah, pertambangan, daerah perkebunan, dan lainnya,” penyalahgunaan narkoba bisa dilakukan dalam segala situasi,,” terangnya.
Yang ketiga yaitu Kolaborasi lintas sektor, tentunya pemerintah daerah berharap kepada khususnya seluruh lapisan masyarakat bekerja sama untuk memberantas narkoba dan mencegah narkoba masuk di Kabupaten Lahat ini.
Wakil Bupati yang baik hati itu juga berharap kepada Media-media juga berperan bagaimana bisa memberikan berita pencegahan untuk masyarakat Kabupaten Lahat, di era sekarang angka sangat-sangat signifikan sekali dibanding tahun belakang, yang merupakan PR kita bersama.
“Jadi kepala seluruh Kepala Desa, Camat perangkat pemerintah kami menyerukan jangan biarkan satu ruang pun desa menjadi tempat yang aman bagi pengedar narkoba, dan Kepada seluruh masyarakat mari kita bangun kesadaran kolektif bahwa lebih baik mencegah daripada menyesal kemudian,” pintanya.
Widia juga menambahkan, bahwa yang dilaksanakan bersama Pak Kajari termasuk tes urine dan lain sebagainya, adalah bentuk kasih sayangnya kepada Camat, Kades dan perangkatnya, agar tidak tergelincir.
Terpantau para peserta disitu memberikan ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Wabup Lahat, yang salah satunya Kajari Lahat Toto Roedianto S,Sos, S,H,,M,H.
“Saya ucapkan kepada Wakil Bupati Kabupaten Lahat ibu Widia Ningsih, Selamat ulang tahun semoga sehat selalu berkah dan siap memimpin Lahat dua periode lagi, Amin amin, beliau tokoh muda yang energik patut kita dukung bersama-sama,” katanya.
Tak lupa, Pimpinan Redaksi Media Indonesialivetv.com dan seluruh jajaran serta media-media lainnya mengucapkan kepada Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih S,H,,M,H, “SELAMAT ULANG TAHUN KE-30” Semoga Panjang Umur, sehat selalu serta sukses dalam menata kota membangun desa.