Kejurnas Motor Prix Lahat 2026 Diproyeksi Dongkrak Ekonomi dan Tekan Balap Liar

Kamis, 14 Mei 2026

Indonesialivetv.com Lahat –Lahat kembali menjadi sorotan dunia otomotif Sumatera. Menyambut HUT Kabupaten Lahat pada 20 Mei 2026, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motor Prix Region A Putaran II Sumatera resmi digelar di Sirkuit Manggul, 16–17 Mei 2026.

Event balap berskala nasional ini tidak sekadar menjadi ajang adu kecepatan para rider, tetapi juga diproyeksikan sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus langkah konkret menekan aksi balap liar di kalangan remaja.

Ketua Cendrawasih Bungsu Club (CBC) Lahat, Syauqi Zata Amani, mengatakan antusiasme peserta sudah terlihat sejak awal pekan. Para pembalap nasional maupun regional mulai berdatangan sejak Selasa (12/5/2026) untuk menjalani sesi latihan di lintasan sepanjang 1,6 kilometer tersebut.

“Kita targetkan sekitar 400 peserta dari tingkat lokal, regional Sumsel hingga nasional. Ada lima kelas nasional dan 12 kelas lokal yang dipertandingkan,” tegas Syauqi.

Menurutnya, keberadaan Sirkuit Manggul harus dimanfaatkan sebagai pusat pembinaan atlet otomotif muda Sumatera Selatan, khususnya dari Kabupaten Lahat.

Tak hanya soal prestasi olahraga, event ini juga membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Panitia menyediakan sedikitnya 30 booth UMKM untuk pelaku usaha lokal selama kejuaraan berlangsung.

“Event seperti ini bukan hanya balapan, tapi ruang ekonomi masyarakat juga bergerak,” ujarnya.

Ketua Ikatan Motor Indonesia Sumsel, Alpian Maskoni, menilai Kejurnas Motor Prix merupakan bagian penting dari sport tourism yang mampu menghidupkan sektor usaha daerah.

“Hotel, penginapan, kuliner sampai hiburan ikut terdampak. Ribuan orang datang ke Lahat dan itu jelas meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat,” kata Alpian.

Ia menegaskan, Sirkuit Manggul merupakan aset otomotif kebanggaan Sumsel yang memiliki potensi besar menjadi pusat event nasional secara berkelanjutan.

Panitia memperkirakan lebih dari 4.000 penonton akan memadati arena balap selama dua hari pelaksanaan. Penonton diprediksi datang dari berbagai daerah di Sumatera Selatan dan luar provinsi.

Di sisi lain, masyarakat berharap event otomotif resmi seperti ini mampu menjadi solusi nyata mengurangi balap liar yang selama ini meresahkan warga.

“Daripada balap liar di jalan raya, lebih baik anak muda punya wadah resmi seperti ini,” ujar Eja, warga Kota Lahat yang mengaku antusias menyaksikan langsung latihan para pembalap nasional.

Ia berharap ke depan lahir pembalap profesional asal Lahat yang mampu bersaing di level nasional melalui pembinaan dari sirkuit tersebut. (Sofi)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait