Laporan: Jumra
Indonesialivetv.com LAHAT – Komisi IV DPRD gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama keluarga pasien atas nama Almarhumah Faiza Azzahra dengan pihak RSUD Lahat terkait viralnya pelayanan RSUD Lahat.
RDP yang dilaksanakan di ruang rapat gabungan DPRD Lahat ini berjalan alot, dimana kedua belah pihak saling mempertahankan persepsi mereka masing-masing.
Hingga akhirnya permintaan maaf disampaikan keluarga pasien kepada Nakes, namun belum menemukan titik temu yang terang.
Dari sinilah sosok keibuan anggota komisi IV DPRD Lahat, Sri Marhaeni Wulansih,SH keluar. Penyataan-pernyataannya membuat hati kedua belah pihak luluh.
Sri Marhaeni menyayangkan tragedi pemukulan kepada nakes dikarenakanhal tersebut merupakan tindakan pidana, disisi lain ia juga menyayangkan pelayanan RSUD Lahat.
Disini, ia mengajak kepada kedua belah pihak agar dapat saling memahami antara satu dan lainnya.
“Mari kita saling memahami, keluarga pasien melakukan hal tersebut mungkin keluarga sangat khawatir akan keadaan dan keselamatan ananda Faiza, begitu juga dengan RSUD yang mana mengambil tindakan harus sesuai dengan SOP,” sampai Sri.
Jadikan ini sebagai pembelajaran bagi semuanya, lanjut Sri. Ia mengajak keduanya agar saling memaafkan satu sama lainnya.
Selain itu, Sri juga mengajak semuanya untuk mendoakan ananda Faiza Azzahra, supaya almahumah diterima Allah, ditempatkan disisi Allah, diampuni segala dosanya dan amal ibadah almarhumah semasa hidup diterima Allah SWT.
Selain Sri Marhaeni Wulansih, hadir juga anggota DPRD Komisi IV lainnya seperti Nanda Pinola Harahap, Hj Sumiyati, Balkisri, Marwan Ardiansyah dan Harlin.