Ratusan anak PAUD tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan bersama guru dan orang tua. Suasana berlangsung meriah dengan lagu anak, permainan tradisional, hingga berbagai aktivitas edukatif yang dirancang menyenangkan.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Ir. Hj. Sri Meliyana melalui implementasi program PAUD Holistik Integratif, dengan melibatkan Forum Anak, Forum Literasi, PGRI, Bidang PAUD, serta Pokja PKK Kabupaten Lahat.
Program utama yang dihadirkan adalah Germajo Sulur (Gerakan Makan Bubur Kacang Hijau, Susu, dan Telur) yang dipadukan dengan Gerakan Membaca Nyaring. Kedua program ini bertujuan membangun fondasi tumbuh kembang anak melalui pemenuhan gizi sekaligus stimulasi literasi sejak dini.
Di lokasi kegiatan, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas seperti dongeng interaktif, lomba literasi, pertunjukan seni dan lagu daerah, serta teater mini bertema literasi. Pojok baca yang disediakan juga menjadi daya tarik tersendiri, dengan berbagai buku anak yang dibaca secara bergantian.
Sri Meliyana turut ambil bagian dengan membacakan cerita secara langsung di hadapan anak-anak. Kehadirannya memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan sekaligus mendorong minat baca sejak usia dini.
“Gerakan ini bukan sekadar seremonial, tetapi upaya bersama untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Kami berharap kebiasaan ini juga diterapkan di rumah,” ujar Sri Meliyana.
Ia menambahkan, program serupa akan terus dilanjutkan dan diperluas ke wilayah lain, termasuk Kecamatan Merapi Area.
Ketua PGRI Kabupaten Lahat, Dr. Hasperi Susanto, menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam pendidikan.
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru, tetapi semua pihak. Kolaborasi seperti ini akan memperkuat pembentukan karakter anak sejak dini,” katanya.
Senada, Kepala Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Lahat, Hj. Nurlela, menegaskan pentingnya menghadirkan ruang ramah anak yang edukatif dan menyenangkan.
Kegiatan ini juga didukung berbagai perangkat daerah, di antaranya Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil, Dinas Dalduk KB, pemerintah kecamatan, serta para kepala desa.
Acara ditutup dengan pembagian Germajo Sulur dan door prize kepada peserta. Anak-anak tampak antusias mengikuti hingga akhir kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lahat bersama seluruh pemangku kepentingan berupaya menanamkan kebiasaan hidup sehat dan budaya literasi sejak dini sebagai investasi masa depan generasi muda.