acara dijadwalkan tanggal 18-20 November 2025 di Ball room Hotel Santika Lahat.
Hadir dalam giat itu Asisten II, Ketua TP-PKK, GOW, DWP, PMPTSP, Dinkes, Perindag, Kominfo, Disbun, TPHP, Perikanan, Peserta Pelatihan, dan undangan yang ada.
Kepala Dinas Koperasi & UKM Heri Kahfi AP ,MM mengatakan bahwa acara tersebut terselenggara guna pendampingan untuk pelaku UMKM terkait dengan kemasan kemasan pangan lokal.
“Selama ini mungkin kawan-kawan pelaku usaha mikro belum dapat pelatihan, untuk memastikan kita ambil sumber narasumber dari provinsi berasal dari klinik UMKM Provinsi Sumatera Selatan yang memang sudah profesional, yaitu Dr Lisa dari klinik Sriwijaya, nanti dibawa bimbingan dari narasumber yang kita datangkan dari provinsi itu untuk Sharing terkait dengan kemasan cara membuatnya,” ujarnya.
Kegiatan bertujuan supaya peningkatan pelaku UMKM ini khususnya untuk makanan lokal, jenis makanan kuliner lokal Lahat ini besok ada peningkatan, baik dari kemasannya, komposisinya, mungkin sertifikat, higienisnya, mungkin kan ip-nya paling tidak target mereka bisa menyuplai ke laporan laba bisa masuk.
Menurut Dinas Koperasi sekarang ini belum ada produk-produk lokal masuk Indomaret. Harapannya itu ke depan hasil karya kawan-kawan UMKM makanan ringan ini bisa masuk ke Alfamart, Indomaret. Khususnya bagi mereka bisa masyarakat mencari keuntungan dari UMKM tradisional tidak hanya menjual keliling keliling, kalau besok ke depan mereka punya target bisa masuk ke Alfamart, Indomaret, ke mall city mall dan lainnya.
Sementara Ketua TP PKK Sri Melyana Bursah dalam sambutannya Ia memberikan apresiasi kepada seluruh lapisan terkait yang sudah berpartisipasi terselenggaranya acara tersebut.
Dalam penyampaiannya banyak sekali memberikan ide dan masukan kepada yang hadir disitu, yang salah satunya ide cemerlang seperti Dodol Lahat untuk memiliki nilai dimata Nasional, menurutnya selama ini yang hanya dikenal masyarakat yaitu Dodol Garut.
Untuk itu Ia menyarankan para pelaku UMKM untuk mengadakan pelatihan agar supaya dodol Lahat bisa memiliki nama dan menjadikan sumber penghasilan bagi masyarakat.
Tak hanya itu saja, Telor ayam juga memiliki peran dalam pembuatan kue-kue, untuk itu memberikan wawasan untuk melakukan pelatihan ternak ayam petelur, sehingga bahan baku mudah didapat yang terpenting lebih terjaga mutu dan kwalitasnya.
Selanjutnya diakhir acara yaitu penyematan tanda peserta pelatihan oleh ketua TP-PKK dan Dinas terkait