Laporan : Irhamudin
Indonesialivetv.com LAHAT–Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih S,H,,M,H ternyata alumni SMAN 1 Merapi Timur, hal itu diketahui pada saat pembukaan acara sosialisasi Percepatan Pencegahan Pernikahan Anak, Penyalahgunaan NAPZA dan Bullying di Sekolah yang diinisiasi Dinas PPPA Kabupaten Lahat, Senin 15/12/2025.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih S,H,MH, Ketua pengadilan agama, Kadis PPPA, Kepala sekolah SMA Negeri 1 Merapi Timur beserta staf dan Dewan guru, DPR dan Kepolisian.
Kehadiran Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih di sambut oleh Kepala sekolah SMA N I Merapi Timur dan para dewan guru, serta siswa/siswi dengan sangat antusias.
Dalam kesempatan tersebut wakil bupati Lahat Widia Ningsih SHMH mengatakan bahwa dirinya merupakan alumni SMA N 1 Merapi Timur angkatan ke-5 tahun 2013.
Widia menceritakan semasa duduk di bangku sekolah tersebut banyak sekali pelajaran sangat berharga yang didapat, serta kenang-kenangan bersama teman-teman dan para dewan guru yang sangat handal dalam mendidik, selain dirinya saat ini menjadi Wakil Bupati Lahat, banyak teman-teman seangkatannya menjadi orang hebat, ada yang menjadi dokter dan lainnya.
Selain bersosialisasi, boleh juga dikatakan sekaligus Wabup reonian di SMKN 1 Merapi Timur, dimana SMA Sirah Pulau itu yang telah mengukir sejuta kenangan bagi dirinya dimasa-masa sekolah, baik itu suka maupun duka.
Tak tahan menahan kerinduan, Wabup Widia bersama rombongan dengan didampingi Kepala sekolah dan para dewan guru berjalan kaki mengelilingi areal SMAN 1 tersebut.
Widia melihat banyak bangunan di sekolah itu yang perlu diperbarui dan dibangun, namun Wabup sangat menyayangkan bahwa SMA adalah kewenangan provinsi, dari itu dia meminta kepada pihak terkait untuk mengkaji dan mempelajari soal aturan lebih jauh lagi.
” Semoga dengan terpilihnya Bupati Lahat Bursah Zarnubi S,E menjadi Ketua Umum APKASI, bisa berkomunikasi dan mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi dan Pusat, guna agar supaya kewenangan Pemerintah Provinsi terkait SMA diberikan kepada Pemkab, dengan kewenangan Pemkab maka semua SMA yang ada di Kabupaten Lahat akan memudahkan Pemkab untuk membangunnya,” terang Wabup.
Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih dalam sambutannya menyampaikan, bahwa dinamika kehidupan modern menghadirkan berbagai tantangan baru baik sosial dan teknologi, dengan harapan Program ini menjadi ruang belajar bersama bagi orang tua, guru, dan agar kita dapat menciptakan pola pengasuhan yang lebih adaptif, bijaksana, dan humanis, dengan pengetahuan dan pemahaman yang tepat kita dapat mencegah berbagai permasalahan, seperti kekerasan pada anak, perundungan (bullying), pernikahan usia dini hingga penurunan penyalahgunaan nafza.
Widia menegaskan, bahwa semua orang tua ingin semua anak tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing tanpa kehilangan akhlak dan jati dirinya.
“Sosialisasi hari ini adalah langkah nyata agar peran keluarga dan sekolah semakin selaras dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, inovatif dan berjiwa sosial tinggi,” ujar Wabup.
Menurut wabup program pusat pembelajaran keluarga Sa’adah bukan hanya tentang sosialisasi, tetapi tentang membangun gerakan bersama demi terwujudnya keluarga yang Sada keluarga yang bahagia, harmonis dan sejahtera lahir batin.
Melalui kegiatan itu, wabup mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga sinergi, pemerintah daerah berkomitmen mendukung upaya penguatan keluarga melalui berbagai program strategis, namun keberhasilan program ini tidak bisa dicapai tanpa peran aktif sekolah, guru, para orang tua, serta masyarakat luas.
“Marilah kita jadikan sekolah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter dan pusat penguatan keluarga,” ajaknya.
Semoga kegiatan sosialisasi hari ini menjadi titik awal tumbuhnya kesadaran bahwa pembangunan generasi unggul harus dimulai dari keluarga yang kuat, harmonis, dan penuh cinta.
Pusat pembelajaran keluarga Sa’adah bukan hanya program, tetapi gerakan bersama untuk mewujudkan keluarga yang sa’adah keluarga yang bahagia, sejahtera, lahir dan batin.
“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, sosialisasi Percepatan pencegahan pernikahan anak, penyalahgunaan NAPZA dan Bullying di Sekolah, secara resmi dinyatakan dibuka,” ucap Widia Ningsih Wakil Bupati Lahat.