Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, Lepas Jenazah Almarhum H. Mulus Akbar di Selawi

Minggu, 16 Agustus 2026

Indonesialivetv.com LAHAT,— Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih menghadiri sekaligus melaksanakan pelepasan jenazah almarhum H. Mulus Akbar (Kabag Kesra), di Desa Selawi, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Minggu (16/8/2026).

Dalam sambutannya, Widia Ningsih menyampaikan rasa duka mendalam atas berpulangnya almarhum yang selama ini dikenal sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati dan hanya kepada-Nya kita akan dikembalikan,” ujar Widia.

Ia mengenang pertemuan terakhirnya dengan almarhum yang berlangsung pada Minggu sebelumnya. Saat itu, almarhum H. Mulus Akbar masih mendampingi kegiatan pembukaan lomba adzan di Kecamatan Merapi.

Menurut Widia, saat itu dirinya bersama masyarakat sempat mendoakan agar almarhum diberikan kesembuhan dari sakit yang tengah dideritanya.

“Insyaallah sakit yang beliau alami menjadi penggugur dosa-dosa beliau. Kita semua tidak pernah tahu kapan ajal datang. Ajal tidak berdasarkan umur maupun angka, dan tidak bisa dimajukan ataupun dimundurkan. Semuanya merupakan ketetapan Allah SWT,” tuturnya.

Widia juga mengungkapkan pesan terakhir almarhum terkait perhatian terhadap kesejahteraan dan kebutuhan masjid. Pesan tersebut, kata dia, menjadi salah satu kenangan yang membekas dari pertemuan terakhir mereka.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lahat, Widia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian almarhum H. Mulus Akbar bin H. Abian Abbas kepada bangsa dan negara.

“Kepergian almarhum untuk kembali menghadap Allah SWT merupakan kehilangan bagi kita semua, terlebih bagi keluarga yang dicintainya. Namun sebagai hamba Allah yang beriman, kita harus menerima peristiwa ini dengan penuh keimanan, kesabaran dan keikhlasan,” katanya.

Ia mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, mendapatkan tempat terbaik sesuai amal perbuatannya, serta diampuni segala dosa dan kesalahannya.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, Widia berharap Allah SWT memberikan kekuatan iman, ketabahan hati dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan, serta tetap tawakal dalam menjalani kehidupan selanjutnya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak keluarga juga menyampaikan bahwa akan dilaksanakan rangkaian amalan dan doa selama tiga hari berturut-turut sebagai bentuk penghormatan serta doa untuk almarhum.

Tampak hadir diprosesi tersebut, Asisten I, KA Disdikbud dan Sekretaris beserta Kabid SMP, Kakanmenag, Ust Amir Hamzah, H, Fahmudin, Direktur RSUD Lahat, Camat Lahat, KA Dispora, Kasat Pol PP, H.Johar Sulaiman serta ahli rumah dan kerabat setempat.

(Irhamudin)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait