Indonesialivetv.com Lahat – Suasana haru menyelimuti sebuah rumah sederhana di kawasan Rimba Beduk, Kelurahan Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, Jumat (10/7/2026) sore. Air mata Kasat Intelkam Polres Lahat, AKP Arie Gusman, S.E., M.M., tak terbendung saat bertemu dua bocah yatim piatu yang kini hidup dalam asuhan kakek dan nenek mereka.
Kunjungan yang dilakukan menjelang waktu Maghrib itu awalnya merupakan agenda penyaluran bantuan sosial. Namun, kisah pilu yang dialami kedua kakak beradik bernama Eka dan Julia membuat suasana berubah menjadi penuh haru.
Diketahui, Eka dan Julia sebelumnya tinggal bersama kedua orang tuanya di Lampung. Setelah sang ayah meninggal dunia beberapa tahun lalu, ibu mereka membawa kedua anak tersebut pulang ke kampung halaman untuk tinggal bersama kakek dan neneknya di Lahat.
Belum sempat pulih dari duka kehilangan ayah, takdir kembali menguji. Sang ibu juga meninggal dunia beberapa tahun kemudian, sehingga sejak saat itu keduanya diasuh oleh sang kakek, Irwan, bersama istrinya, Sa’udah.
Di tengah keterbatasan ekonomi, pasangan lansia tersebut tidak hanya membesarkan Eka dan Julia, tetapi juga masih mengasuh dua anak mereka yang lain yang masih duduk di bangku sekolah dasar serta seorang balita.
Setibanya di kediaman keluarga tersebut, AKP Arie Gusman langsung meminta agar Eka dan Julia dipanggil keluar rumah.
Begitu kedua bocah itu muncul, Arie tanpa ragu langsung memeluk mereka erat. Momen itu sontak membuat suasana menjadi emosional. Air mata Kasat Intelkam Polres Lahat pecah. Ia beberapa kali mengusap kepala kedua anak tersebut sebagai bentuk kasih sayang dan kepedulian.
Tangisan haru itu menjadi potret sisi humanis seorang anggota Polri yang tersentuh melihat beratnya beban hidup yang harus dipikul dua anak perempuan yang kehilangan kedua orang tua mereka di usia belia.
Sambil memeluk keduanya, Arie berusaha menguatkan hati Eka dan Julia.
“Nak, selama saya bertugas di sini, saya menjadi ayah asuh kalian,” ucap AKP Arie Gusman dengan suara bergetar.
Ia kemudian menanyakan kebutuhan sekolah kedua anak tersebut.”Bagaimana dengan perlengkapan sekolah, Nak?” tanyanya.
Nenek Eka dan Julia menjawab dengan lirih bahwa seragam lama masih bisa digunakan, begitu pula sebagian buku pelajaran. Namun, mereka belum memiliki biaya untuk membeli buku Lembar Kerja Siswa (LKS).
Mendengar jawaban itu, AKP Arie Gusman langsung menyatakan bahwa kebutuhan buku LKS akan menjadi tanggung jawabnya.
Saat ini, Eka dan Julia diketahui akan duduk di kelas IV SD Negeri 1 Tanjung Payang.
Tak hanya memberikan bantuan berupa paket sembako dan tali asih dari Polres Lahat, AKP Arie Gusman juga berkomitmen memberikan santunan rutin setiap bulan untuk membantu kebutuhan hidup dan pendidikan kedua anak tersebut.
Sebelum meninggalkan lokasi, ia menitipkan pesan kepada kakek dan nenek yang selama ini merawat Eka dan Julia.
“Jaga mereka dengan baik dan perlakukan seperti anak sendiri. Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua. Saya juga berharap adik-adik ini jangan sampai harus dititipkan ke sana-sini,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, AKP Arie Gusman juga menyampaikan salam dari Kapolres Lahat beserta keluarga besar Polres Lahat yang belum dapat hadir karena sedang menjalankan agenda kedinasan.
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat masyarakat yang hadir membawa harapan bagi mereka yang membutuhkan. (Jumrah)