WAKIL BUPATI LAHAT PIMPIN PENANDATANGANAN KOMITMEN SPMB 2026, TEGASKAN TRANSPARANSI DAN INTEGRITAS

Rabu, 29 April 2026

SMSI Lahat

Indonesialivetv.com — Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih S,H,,M,H, memimpin kegiatan penandatanganan komitmen bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang digelar di Aula disdikbud setempat, pada Rabu (29/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan proses penerimaan peserta didik berjalan transparan, adil, dan akuntabel.

Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, para kepala sekolah, pengawas, serta pemangku kepentingan pendidikan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lahat menegaskan bahwa SPMB merupakan tahap awal yang sangat menentukan dalam menjamin akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta untuk berkomitmen menjalankan proses penerimaan murid baru secara objektif dan berintegritas.

“SPMB bukan sekadar proses administratif, tetapi merupakan gerbang awal untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan secara adil dan tanpa diskriminasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada praktik penyimpangan dalam pelaksanaan SPMB, termasuk titipan maupun pungutan liar yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.

Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, seluruh pihak terkait menyatakan kesiapan untuk melaksanakan SPMB sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus memperkuat pengawasan agar proses berjalan dengan baik.

Pemerintah Kabupaten Lahat, lanjutnya, akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, termasuk dalam pemerataan akses dan mutu pendidikan di seluruh wilayah.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan sistem pendidikan yang bersih, transparan, dan berkualitas di Kabupaten Lahat.

Dengan adanya komitmen bersama ini, pelaksanaan SPMB Tahun 2026 di Kabupaten Lahat diharapkan dapat berjalan lancar serta mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat Niel Adrin dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB harus bebas dari praktik kecurangan dan penyimpangan. Ia menekankan pentingnya integritas seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“SPMB harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berkeadilan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat dinas, kepala sekolah, serta pengawas pendidikan di lingkungan Kabupaten Lahat. Melalui komitmen bersama ini, seluruh pihak sepakat untuk menjunjung tinggi prinsip kejujuran, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan penerimaan murid baru.

Dengan adanya komitmen tersebut, diharapkan pelaksanaan SPMB di Kabupaten Lahat dapat berjalan lancar, bersih, dan berintegritas, serta mampu menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas dan merata.

Sementara, Kajari Lahat melalui Kasi Intel Rio Purnama, ketika diwawancarai mengatakan, bahwa pihaknya siap berpegang teguh dan berkomitmen dalam penegakan hukum agar supaya tidak terjadi pungutan-pungutan liar, sesuai apa yang disampaikan wakil Bupati Lahat Widia Ningsih tadi.

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait