Bupati Lahat Tinjau SD Negeri 12 dan 24 Talang Kapuk, Soroti Kualitas Guru hingga Kekurangan Ruang Kelas

Sabtu, 18 Juli 2026

Indonesialivetv.com Lahat – Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, meninjau SD Negeri 12 dan SD Negeri 24 di Kelurahan Talang Kapuk, Kecamatan Lahat, untuk melihat langsung kondisi sarana prasarana serta proses belajar mengajar di kedua sekolah tersebut. (Sabtu 18/7/2026)

Dalam kunjungannya, Bursah menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai sejak jenjang sekolah dasar. Menurutnya, pembentukan karakter melalui pendidikan etika dan agama harus berjalan seiring dengan penguasaan ilmu pengetahuan.

“Anak-anak harus diajarkan etika dan ilmu agama sejak dini, di samping pelajaran seperti matematika, sejarah, biologi, bahasa Inggris, bahkan bahasa Arab dan bahasa Mandarin,” ujar Bursah.

Ia menilai guru merupakan kunci utama keberhasilan peserta didik. Karena itu, peningkatan kompetensi guru harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Perkembangan murid sangat bergantung pada perkembangan gurunya. Semakin banyak guru belajar dan meningkatkan kompetensi, maka kualitas pendidikan juga akan semakin baik,” katanya.

Selain itu, Bursah juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah agar tercipta suasana belajar yang nyaman. Ia berharap seluruh sekolah di Kabupaten Lahat memiliki fasilitas yang lebih baik dalam beberapa tahun ke depan.

“Target kami dalam tiga tahun ke depan seluruh SD di Lahat memiliki fasilitas yang lebih baik, ruang kepala sekolah yang representatif, ruang belajar yang nyaman dengan pendingin ruangan, serta toilet yang bersih. Sarana dan prasarana yang baik akan mendukung ekosistem pendidikan yang lebih maju,” ungkapnya.

Bursah juga mendorong penguatan pembelajaran matematika, bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Mandarin di sekolah dasar. Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris sangat penting karena menjadi pintu masuk untuk mengakses perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Semakin menguasai bahasa Inggris, semakin mudah memperoleh informasi dan perkembangan teknologi untuk kemudian ditransformasikan kepada generasi muda,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para siswa agar memanfaatkan waktu dengan baik untuk belajar demi meraih prestasi yang lebih baik di masa depan.

Sementara itu, Kadisdikbud Niel Aldrin disampaikan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, Arlan Darqomi, mengungkapkan masih terdapat kekurangan ruang belajar di kedua sekolah yang dikunjungi.

Menurut Arlan, SD Negeri 12 saat ini hanya memiliki enam ruang kelas, sementara kebutuhan ideal mencapai 12 ruang kelas. Selain itu, sekolah tersebut juga belum memiliki ruang kantor yang memadai. Rencana pembangunan terkendala keterbatasan lahan.

“SD Negeri 12 baru memiliki enam ruang kelas, sehingga masih kekurangan enam ruang kelas dan belum memiliki kantor. Kendala utamanya adalah keterbatasan lahan untuk pembangunan,” jelas Darlan.

Kondisi serupa juga terjadi di SD Negeri 24 yang masih kekurangan 3 ruang kelas. Apabila kebutuhan ruang belajar di kedua sekolah dapat dipenuhi, maka seluruh kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan pada pagi hari tanpa harus menerapkan sistem masuk siang.

“SD Negeri 24 juga masih kekurangan tiga ruang kelas. Jika seluruh kebutuhan ruang kelas terpenuhi, maka tidak ada lagi siswa yang harus belajar pada siang hari,” pungkasnya.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lahat dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembenahan fasilitas sekolah, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta penguatan mutu pembelajaran di tingkat sekolah dasar. (Irhamudin)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait