Indonesialivetv.com LAHAT — Komandan Kodim (Dandim) 0405/Lahat Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto, S.H., M.Sos, turun langsung mendampingi Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto dalam kegiatan penanaman bawang putih di Desa Gedung Agung, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI dan Polri dalam mendukung percepatan program pemerintah di bidang ketahanan pangan, khususnya dalam mendorong peningkatan produksi komoditas bawang putih menuju swasembada.
Dalam kegiatan itu, Dandim bersama Kapolres dan jajaran turut melakukan penanaman bawang putih secara langsung di lahan pertanian masyarakat. Kehadiran kedua pimpinan institusi tersebut juga menjadi bentuk dukungan kepada para petani agar semakin optimistis mengembangkan komoditas pangan strategis.
Dandim 0405/Lahat Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto mengatakan, TNI siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan melalui pendampingan kepada masyarakat, termasuk para petani.
“Kami dari TNI, khususnya Kodim 0405/Lahat, siap mendukung penuh program pemerintah dalam percepatan swasembada pangan. Salah satunya melalui pendampingan dan pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian,” ujar David.
Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan secara optimal.
“Sinergi dan kolaborasi ini harus terus kita perkuat. Bukan hanya pada saat penanaman, tetapi juga dalam pemeliharaan hingga panen, sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto menegaskan bahwa Polri juga berkomitmen mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan di daerah.
Ia menyebut penanaman bawang putih tersebut tidak hanya menjadi kegiatan simbolis, tetapi diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pertanian secara produktif.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergitas TNI-Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. Kami berharap penanaman bawang putih ini dapat berkembang dan memberikan hasil yang baik bagi masyarakat,” ungkap Novi.
Lebih lanjut, sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan. Pendampingan di lapangan juga dinilai penting untuk membantu petani menghadapi berbagai kendala dalam proses budidaya.
Program pengembangan bawang putih di Desa Gedung Agung diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan produksi pangan lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Lahat.
Dengan keterlibatan langsung aparat dan seluruh pemangku kepentingan, upaya mewujudkan swasembada pangan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi berlanjut hingga tahap perawatan, panen, dan pengembangan hasil pertanian secara berkelanjutan.
(Irhamudin)