Kadis Kominfo Lahat Hadiri Pembukaan Rapat Koordinasi (Rembuk Stunting) & Evaluasi Kinerja Penurunan Stunting 2025, Serta Persiapan Rencana Kegiatan Kerja 2025

Rabu, 26 November 2025

Laporan : Irhamudin

Indonesialivetv.com LAHAT- Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lahat Eti Listina S,P,,M,M hadiri Pembukaan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (Rembuk Stunting ) & Evaluasi Kinerja Penurunan Stunting Tahun 2025 Serta Persiapan Rencana Kegiatan Kerja Tahun 2025 Kabupaten Lahat, acara berlangsung di Hotel Grand Orchid Manggul, Rabu 26/11/2025.

Dalam rapat koordinasi tersebut hadir Bupati Lahat Bursah Zarnubi S,E, diwakili Asisten II M.Ihsan Padli S.I.P.MM, KA BKKBN Provinsi Sumsel diwakil Yanti Mala S,Sos, KA BAPPEDA Provinsi diwakili Ricky Rahmatullah, Kejari, Kodim 0405, Polres, TP PKK, GOW, DWP, Kepala OPD yang salah satunya Kadis Kominfo Lahat, Dir RSUD, Camat, Lurah, Ketua Forum Kades, dan undangan yang ada.
Kepala dinas Kominfo Eti Listina S,P, M,M mengatakan bahwa acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Dalduk & KB, dan dibuka langsung oleh Bupati Lahat yang diwakili Asisten II.
“Ketua penyelenggara kegiatan Reyno Delfansyah S,I,P, MM menyampaikan bahwa acara itu bertujuan untuk mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan program percepatan penurunan stunting tingkat kabupaten, kecamatan dan kelurahan serta membahas dan merumuskan program atau kegiatan pencegahan dan penanganan stunting secara partisipatif baik di OPD terkait, stake holder dan di tingkat desa/ kelurahan tahun 2026 mendatang,” katanya.
Sementara peserta kegiatan itu berjumlah 240 orang, dengan narasumber Kepala BAPPEDA Prov Sumsel, Kepala Perwakilan BKKBN Prov Sumsel dan Kepala BAPPEDA Lahat, dan mengenai pembiayaan berasal dari Dana Alokasi Umum Kabupaten Lahat tahun 2025.
Bupati Lahat Bursah Zarnubi S,E, diwakili Asisten II M Ikhsan Padli S,I,P, M,M, dalam pembukaan rapat tersebut menyampaikan bahwa TIM percepatan penurunan stunting memiliki peran penting untuk menuntaskan angka stunting di Kabupaten Lahat.
Menurutnya ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting, antara lain menekankan pada program -program prioritas seperti peningkatan kapasitas pengelolaan Posyandu dan Kader Dasawisma, edukasi gizi termasuk pentingnya ASI eksklusif dan mpasi kaya protein hewani, penyediaan akses air bersih dan sanitasi yang layak, intervensi spesifik dan sensitif termasuk pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri dan ibu hamil, optimalisasi peran bapak/bunda asuh stunting.
“Saya yakin dengan semangat kebersamaan kerja keras dan komitmen yang tinggi dari kita semua Kabupaten Lahat untuk mengajak seluruh anggota TPPS, lintas sektor dan masyarakat untuk bekerja keras dan bersinergi demi mewujudkan masyarakat Lahat yang sehat dan bebas stunting,” ujarnya.
Pihaknya juga menyampaikan Kabupaten Lahat berada pada posisi ke 85 berkinerja baik pada tahun 2024. Prestasi itu diperoleh adanya kerja Tim TPPS yang optimal dan kerjasama dari berbagai pihak sehingga angka stunting di Kabupaten Lahat mencapai penurunan yaitu 12, 9%.

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait