Indonesialivetv.com Lahat, – Festival Sriwijaya XXXIV tahun 2026 ini diselenggarakan pada 15–17 Mei 2026 di kawasan Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan, Jakabaring, Palembang. Mengusung tema “The Ancient Relics of Sriwijaya”, acara ini merayakan kebudayaan, seni, dan ekonomi kreatif serta memperingati HUT ke-80 Provinsi Sumatera Selatan, menampilkan tradisi kolaboratif dan pameran modern.
Kabupaten Lahat yang dikenal Bumi Seganti Setungguan menghadirkan Pertunjukan seni tari, teatrikal dan lagu dalam satu kemasan apik berdurasi sekitar 20-30 menit, yang berjudul : Kukang Sepiak Si Anak Raje, yang merupakan cerita rakyat tradisional Kikim.
Pertunjukan yang diadaptasi dari tulisan cerita rakyat karangan Soufie Retorika.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Jon Kenedy SE, melalui Desimiana SE yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Wisata mengatakan bahwa prosesnya mungkin dari pencarian cerita lebih dari sebulan, bersama Sutradara Indra Jaya, kemudian mulai beberapa persiapan.
“Penulisan naskah, lalu mencari pemain, tarian dan lagu. Yang paling penting properti pendukung dan busana pemain yang jumlahnya 26 orang, hingga pemusik,” jelasnya.
Aula Dinas Pariwisata yang dipakai latihan hampir setiap hari saat ini tinggal menunggu 100 persen.
Kukang Sumatera Bahasa Latinnya Nycticebus hilleri adalah hewan endemik Lahat, hewan nocturnal yang saat ini terancam punah.
Literasi lokal tradisional tentang Kukang diharapkan juga jadi upaya perlindungan hewan dalam tradisi lokal, menurut penulis cerita Soufie Retorika.
“Cerita tutur masyarakat lokal Kabupaten Lahat sangat banyak, upaya menampilkan dari bahasa tutur, ke dalam bentuk tulisan lalu menjadi pertunjukan adalah upaya yang tidak hanya mengenalkan pada anak-anak tentang Kukang,” ungkapnya.
Tapi, mengajari generasi mendatang kenal dengan tradisi lokal bercerita dari mulut kemulut, tradisi tutur yang mulai tertinggal, yang banyak mengandung nilai Budi pekerti. (Sofi)