Indonesialivetv.com LAHAT– Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, menghadiri acara Pelepasan Peserta Didik Kelas VI SD Palm Kids dan Kelas IX SMP Tunas Nusa Lahat Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Hotel Santika Lahat, Senin (15/6/2026).
Kehadiran Wakil Bupati disambut meriah dengan penampilan tarian tradisional, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa bersama, pembacaan pantun, serta rangkaian sambutan dari pihak sekolah dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Widia Ningsih mengaku bangga dapat hadir mewakili Bupati Lahat yang sedang menjalankan agenda kedinasan di Palembang.
“Hari ini saya hadir mewakili Pak Bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lahat. Kami merasa bangga dapat diundang sekaligus menyaksikan momen pelepasan siswa-siswi Palm Kids dan SMP Tunas Nusa yang telah menyelesaikan pendidikannya,” ujar Widia.
Ia berharap para lulusan mampu menjadi generasi unggul yang akan berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Kita ingin anak-anak Kabupaten Lahat menjadi generasi emas. Salah satu kuncinya adalah pendidikan yang berkualitas. Generasi unggul inilah yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” katanya.
Widia juga mengapresiasi perkembangan Palm Kids yang terus mendapat kepercayaan masyarakat. Menurutnya, tingginya minat orang tua untuk menyekolahkan anak di Palm Kids menjadi bukti kualitas pendidikan yang diberikan sekolah tersebut.
Bahkan, ia mengungkapkan bahwa putrinya juga menjadi salah satu peserta didik di Palm Kids.
“Saya sendiri mempercayakan anak saya bersekolah di Palm Kids. Bukan semata-mata agar cepat bisa membaca atau menulis, tetapi agar mampu bersosialisasi dan tumbuh bahagia sesuai usianya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Widia menyoroti fenomena orang tua yang terlalu dini membebani anak dengan target akademik. Menurutnya, kebahagiaan dan perkembangan sosial anak usia dini harus menjadi prioritas utama.
“Anak usia 3 sampai 5 tahun tidak perlu dipaksa menguasai pelajaran yang berat. Yang utama adalah mereka bahagia, mampu bermain, bersosialisasi, dan berkembang sesuai tahap usianya,” jelasnya.
Selain itu, Wakil Bupati menekankan pentingnya pendidikan karakter di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan era digital yang saat ini bergerak dari Revolusi Industri 4.0 menuju Society 5.0.
“Ke depan, teknologi dan robotika akan semakin berkembang. Karena itu, pendidikan harus mampu menciptakan manusia yang cerdas agar tidak tergantikan oleh teknologi. Namun yang lebih penting adalah membentuk karakter yang kuat,” tegasnya.
Menurut Widia, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai transfer of knowledge, tetapi juga transfer of character. Keduanya harus berjalan seiring untuk membentuk generasi yang berintegritas.
“Saya selalu mengajarkan kepada anak saya untuk bahagia, memiliki rasa simpati dan empati. Anak yang pintar saja tidak cukup. Mereka harus memiliki adab, etika, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Ia berharap Palm Kids dan SMP Tunas Nusa tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, moral, dan nilai-nilai sosial yang kuat.
“Bahasa Inggris, Mandarin, dan berbagai ilmu pengetahuan memang penting. Namun adab dan etika harus menjadi fondasi utama. Sebab, adab lebih tinggi nilainya daripada ilmu. Saya yakin Palm Kids telah menanamkan kedua hal tersebut kepada para siswanya,” tutup Widia.
Acara pelepasan berlangsung penuh haru dan kebanggaan, dihadiri para orang tua siswa, dewan guru, jajaran yayasan, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.