Aroma Dugaan Korupsi Proyek Balai Warga Balaraja, Material Struktur Diduga Diganti

Rabu, 17 Desember 2025

Laporan Iwan

Indonesialivetv.com, TANGERANG— Proyek pemeliharaan Balai Warga di Perumahan Permata 2 Balaraja, RT 05, Kabupaten Tangerang, kini diselimuti aroma dugaan korupsi. Pekerjaan yang menelan anggaran Rp133.388.700 dan dikerjakan oleh CV. Bumi Tigaraksa tersebut diduga tidak dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis. Material batu kali yang seharusnya digunakan pada struktur bangunan disinyalir diganti dengan batu selcon, memunculkan pertanyaan serius terkait mutu pekerjaan dan potensi penyimpangan anggaran.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah bagian pondasi dan struktur bangunan terlihat menggunakan batu selcon. Padahal, secara teknis, batu kali dikenal lebih kuat dan lazim digunakan untuk menopang bangunan dalam jangka panjang. Dugaan penggantian material ini menimbulkan kekhawatiran akan kualitas dan ketahanan Balai Warga tersebut ke depan.

Sorotan datang dari berbagai pihak. Salah satu aktivis IW, pemerhati pembangunan Kabupaten Tangerang, menilai penggantian material tersebut sebagai kejanggalan serius. Menurutnya, penggunaan batu kali pada pekerjaan pondasi merupakan standar baku yang tidak bisa diabaikan. “Jika benar diganti dengan batu selcon, tentu patut dipertanyakan apa dasar teknisnya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan M. Suminta Damhuri, Ketua Harian Umum LSM-LSIM. Ia menegaskan bahwa batu selcon lebih tepat digunakan untuk dinding non-struktural. “Apabila terjadi penggantian material tanpa justifikasi teknis yang jelas, hal ini berpotensi menurunkan mutu bangunan dan membuka ruang dugaan penyimpangan anggaran,” tegasnya.

Masyarakat pun mendesak agar Inspektorat Kabupaten Tangerang segera turun tangan melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut. Transparansi dan akuntabilitas dinilai mutlak diperlukan agar pembangunan fasilitas umum tidak menyimpang dari perencanaan serta benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana kegiatan maupun instansi terkait belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penggantian material struktur pada proyek pemeliharaan Balai Warga tersebut.

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait