Laporan ; Irhamudin
Indonesialivetv.com LAHAT– Menindaklanjuti rencana perbaikan ruas jalan desa Sukarami – Tunggul Bute Kecamatan Kota Agung, Pemerintah Kabupaten Lahat menggelar rapat persiapan survei bersama PT Supreme Energi Rantau Dedap di ruang Ops Room Pemda setempat, Senin 05/01/2026.
Rapat persiapan survei tersebut dihadiri Wabup Lahat dan jajaran, serta Pihak PT Supreme Energi Rantau Dedap.
Dalam rapat tersebut dipokuskan membahas hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan yang digunakan mobilisasi, hak- hal yang mengganggu keselamatan yang didaerah-daerah yang nanti disurvei dititik beratkan menjadi landasan, terutama ditikungan-tikungan.
Pengukuran jalan tersebut rencananya akan dilaksanakan bersama pihak perusahaan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta melibatkan masyarakat.
Untuk memastikan ukuran ruas jalan juga direncanakan dengan pemasangan patok sebagai langkah dasar komunikasi terhadap masyarakat.
Menurut pihak Suprime, Adi menyampaikan bahwa dengan ruas jalan yang ada sekarang ini sudah cukup, namun satu dasar Komitmen PT Supreme yang harus dipenuhi dan disepakati adalah sekitar 6,2 meter.
“Ada beberapa ruas yang sudah melebihi dari 6,2, terkait dengan kepemilikan lahan dari warga bisa memberikan dan bisa dikonvensasi, dan ada beberapa beberapa titik yang belum,” kata Adi selaku site support PT Supreme.
Adi juga mengatakan ada beberapa titik ruas jalan yang tidak bisa dibuat drainase seperti di tikungan karena ukurannya sangat sempit, yang artinya ruas jalan tersebut perlu di lebarkan.
Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih S,H,M,H menanggapi persoalan itu, Widia Ningsih mengatakan, apapun yang dilakukan yang pastinya dari niat kita yang bersih untuk membuat akses yang layak di masyarakat,” kata Wabup.
Menurut Wabup, jika jalan tanpa drainase maka jalan tersebut akan cepat rusak, sehingga Ia meminta jajarannya khususnnya Camat dan Kepala desa untuk mengkoordinasikan dan memberikan pemahaman terhadap masyarakat khususnya pemilik lahan, guna agar supaya terealisasi jalan dan drainasenya.
Widia juga menegaskan kepada pihak Suprime, jikalau pihak masyarakat belum bersedia menyetujui memberikan lahan, maka bangunlah apa adanya sesuai dengan kondisi yang ada sebagai bentuk komitmen.
Terpenting nya, jalan pada tahun ini sudah dibangun, sehingga tidak menimbulkan presepsi negative di tengah masyarakat, selaku Pemerintah pihaknya tidak memiliki kepentingan lain selain untuk kemakmuran masyarakat Kabupaten Lahat, khususnya warga sekitar.
Sebelum dilaksanakan survei, Wakil Bupati juga meminta kesiapan dari semua pihak, khususnya PT Suprime untuk mempersiapkan Konsultan guna mempercepat terlaksananya pengaspalan atau pengecoran jalan tersebut.
Diakhir rapat itu, pihak Pemkab dan PT Suprime Energy Rantau Dedap memiliki kesepakatan akan melaksanakan survei ruas jalan Sukarami- Tunggul Bute paling lambat sekitar tanggal 12 Januari 2026, dari hasil survei tersebut yang akan menjadi dasar teknis perbaikan jalan desa Sukarami-Tunggul Bute.