Dugaan Mark-Up Anggaran Pembangunan Desa Talagasari Jadi Sorotan Warga

Jumat, 14 November 2025

 

Laporan Iwan

Indonesialivetv.com, TANGERANG – Pelaksanaan pembangunan di Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang menuai perhatian publik. Proyek rehabilitasi jembatan di RT 01/01 yang menggunakan Dana Desa diduga tidak sesuai dengan kondisi fisik hasil pekerjaan di lapangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek rehabilitasi jembatan tersebut menelan anggaran sebesar Rp35.776.400,-. Namun, hasil pekerjaan dinilai tidak sebanding dengan biaya yang tercantum dalam anggaran.

Pekerjaan yang dilakukan hanya berupa penambahan empat baris besi pipa bulat pada sisi kiri dan kanan jembatan sepanjang kurang lebih enam meter, serta pengecatan ulang. Sementara itu, tiang pagar jembatan masih menggunakan tiang lama tanpa ada satu pun yang diganti, padahal kondisinya terlihat sudah tidak ideal.

Salah seorang tokoh masyarakat Balaraja berinisial ES, yang meninjau langsung kondisi jembatan tersebut, menyatakan keheranannya.

“Kalau hanya sekadar empat batang besi pipa dan pengecatan, saya rasa cukup dengan anggaran lima juta,” cetusnya.

Saat dikonfirmasi, Camat Balaraja, Willy Patria, mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti persoalan ini melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Desa se-Kecamatan Balaraja dalam waktu dekat.

“Nanti akan saya bahas dalam acara Monev tersebut,” ujarnya di ruang kerjanya, Jumat (14/11/2025).

Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Desa maupun Sekretaris Desa Talagasari belum dapat ditemui untuk memberikan keterangan terkait dugaan mark-up anggaran tersebut.

 

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait